Mesin Pencari Paling Andal

Selasa, 15 Juli 2008

KARAKTERISTIK KOMPONEN PADA PERAKITAN PEMANCAR FM

“Aduh gimana nih ngatasinya: Pemancar FM saya nyepletter ke TV”
“Minta saran dong: Power Pemancar FM saya besar, tapi kok nggak bisa mancar jauh?’’
Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lain….

Merakit Pemancar FM, mempunyai tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Dibutuhkan pengetahuan , keterampilan , dan pengalaman yang cukup. Banyak hal-hal yang “membingungkan” bagi pemula di dunia rakit-merakit RF.

Kegagalan yang sering ditemui para pemula dalam merakit Pemancar FM adalah kurangnya pengetahuan tentang komponen yang digunakan.

Pemancar FM berada pada spectrum frekuensi VHF (very high Frequency ), dimana didaerah ini sangat sensitive terhadap komponen – komponen pemancar ( resistor, kapasitor, dan Induktor).

Panjang 0,5 lamda pada frekuensi 100 Mhz sekitar 60 inchi, tetapi pada frekuensi 400 Mhz hanya sekitar 15 inchi. Ini berarti bahwa pada frekuensi 400 Mhz sebuah tahanan 1 Watt akan mempunyai panjang gelombang sebesar 0,04 lamda. Oleh karena itu idealnya komponen-komponen yang dipergunakan di VHF-UHF dibuat sekecil mungkin. Dengan demikian akan dapat menghindari kesalahan/kegagalan akibat ukuran fisik komponen. Misalnya, kabel yang terlalu panjang bisa bersifat menjadi inductor atau malah menjadi antenna, lilitan yang berdekatan bersifat sebagai kapasitor, dan kapasitor dapat berlaku sebagai inductor.

Pengetahuan akan karakteristik komponen dan teknik perakitan akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam merakit Pemancar FM.

Resistor pada VHF
Konduktor-konduktor dan resistor-resistor dapat membangkitkan noise thermal yang merupakan fungsi dari temperature komponen dan tahanannya. Pada kawasan VHF suatu resistor mempunyai kapasitansi yang ditimbulkan oleh kaki-kaki komponennya, juga mempunyai induktansi yang bergantung pada panjang kaki komponen. Semakin tinggi frekuensi kerja, semakin besar pula pengaruh kapasitansi dan induktansi liar terhadap kinerja rangkaian.

Tahanan RF dari kebanyakan resistor kecil cenderung turun pada frekuensi yang lebih tinggi. Pada frekuensi mendekati 150 MHz, nilai tahanan RF turun 20% dari nilai resistor pada DC. Jadi bila kita mengukur suatu tahanan 100 Ohm dengan Ohmmeter DC, maka pada frekuensi 150 MHz nilai tahanan RF yang dirasakan rangkaian adalah 80 Ohm.

Jenis resistor yang mempunyai kapasitansi dan induktansi liar yang kecil sangat dianjurkan dalam perakitan Pemancar FM.

Kapasitor pada VHF
Reaktansi kapasitip dari sebuah kapasitor semakin kecil dengan naiknya frekuensi. Sebaliknya reaktansi induktif dari kawat/inductor semakin bertambah dengan naiknya frekuensi. Karena pemancar FM bekerja di kawasan VHF, inductor liar yang ditimbulkan oleh kaki-kaki kapasitor dapat menimbulkan efek-efek yang tidak diinginkan. Dalam kawasan ini, kapasitor bisa berubah menjadi komponen yang agak kompleks, bisa bersifat induktansi, kapasitansi, dan resistansi, sehingga ada kemungkinan terjadi resonansi sendiri antar komponen tersebut, pada suatu frekuensi tertentu. Layak tidaknya suatu kapasitor digunakan pada VHF (FM), tergantung pada ukuran fisik, bahan, dan teknik fabrikasinya. Untuk kawasan frekuensi ini kapasitor mika atau keramik cukup layak digunakan, dengan catatan kaki-kakinya harus sependek mungkin.

Induktor Pada VHF

Induktor atau lilitan digunakan pada rangkaian VHF sebagai bagian dari sirkuit tala atau sebagai RFC (Radio Frequency Choke). Reaktansinya semakin besar jika frekuensi operasi semakin tinggi. Induktor yang paling efisien adalah sebuah inductor satu lapis dengan diameter kawat yang besar serta diameter inductor sama dengan panjangnya.

Induktor berintikan ferit mempunyai induktansi lebih besar dibanding induktor dengan inti udara. Inti ferit mempunyai efek menambah induktansi suatu lilitan.

Induktor yang dililit pada ferrite cincin ( toroidal ) atau ferrite bead , seringkali digunakan pada rangkaian RF terutama di VHF-UHF. RFC dengan toroid ini akan mampu mengurangi kebocoran flux. Medan RF akan terkonsentrasi di sekitar lilitan dengan inti toroid tersebut. Sehingga lilitan ini bisa dikerjakan pada rangkaian dengan kepadatan komponen yang tinggi.

Di pasaran terdapat beberapa macam ferrite atau toroid, ditinjau dari range frekuensi kerjanya. Secara Umum ferrite yang dapat bekerja di VHF, tidak masalah jika dikerjakan di jalur HF.

Tata letak komponen lilitan sangat berpengaruh pada kinerja rangkaian RF. Bila ada dua buah lilitan yang sejajar maka kedua lilitan akan saling menginduksikan medan listrik satu sama lain , atau yang disebut kopling magnetik. Kopling magnetik yang tidak dikehendaki ini harus dicegah, kecuali memang dikehendaki.

Pada penguat bertingkat dengan penguatan tinggi, kopling magnetik antara bagian output dan input dapat menyebabkan umpanbalik positip, dan akan terjadi self osilasi.
Hal ini dapat dicegah dengan memasang shielding yang digroundkan di antara lilitan yang terjadi kopling magnetik tadi. Dan cara lainnya adalah dengan membuat lilitan-lilitan tadi dipasang saling tegak lurus, sehingga kopling magnetiknya akan menjadi nol.

Source:Majalah Elektron

TIPS:
1. Sebaiknya kita mengacu pada rangkaian Built-Up untuk merakit Pemancar FM, dari sisi tata letak dan perakitan/pengawatan.
2. Untuk mengetes Pemancar FM kita self osilasi atau tidak, coba hidupkan pemancar , pasang SWR meter pada posisi POWER, kemudian matikan osilator saja ( sementara rangkaian buffer sampai final tetap tersuplai tegangan). Lihat Power pada SWR , apakah masih menunjukkan adanya daya atau tidak. Jika tidak, berarti Pemancar FM anda tidak terjadi self osilasi. Jika ya, berarti anda harus meneliti rakitan anda

Mungkin teman-teman punya pengalaman lain......tambahin dong

30 komentar:

  1. http://www.radiomadufm.com/index.php?name=coppermine&file=displayimage&album=9&pos=13


    salam ya buat temen temen

    http://www.radiomadufm.com
    madufm_trenggalek@yahoo.co.id
    be.elektronik@yahoo.co.id

    BalasHapus
  2. Info yang sangat baik, salut mas Win....

    Salam,
    -Ahim
    inoor@slb.com

    BalasHapus
  3. Salam hangat dari saya, aku mo tanya2 nih pak!

    1.pak ada skema rangkaian transmitter dan receiver untuk Guitar Jack Wireless ga?

    2. klo mau memperluar radius pemancar, apa yg harus di perhatikan?

    3. Untuk amatir radius berapa yg di ijinkan oleh pemerintah indonesia?

    Thx pak, semoga berkenan!!

    klo ga keberatan mohon di balas ke salman_yah@yahoo.com

    Hatur Nuhun!!

    BalasHapus
  4. Guitar wireless memang mahal harganya, kalo mau nyoba modifikasi sendiri bisa menggunakan mic wireless yg banyak dijual dipasaran dgn hrg yg relatif lebih murah. Ambil pemancar yg ada di microphonenya dan ganti dgn box atau kotak kecil, potong dan ganti mic-nya dgn jack TOA female utk input dari gitar ( impedansi spul gitar sama dgn impedansi mic yaitu 600 ohm ). Jangan lupa beri ruang di kotak/box utk tempat baterai kotak 9 volt, jg beri antena output pemancarnya. Beri lempengan aluminium atau lainnya di box utk menyelipkan/menggantungkan di selendang gitarnya. Dan utk penerima wireless bisa di hubungkan ke mixer audio atau ke efek gitar metalzone, over drive dll terlebih dahulu. Selamat mencoba....anda bisa berjingkrak-jingkrak sambil memainkan gitar tanpa terganggu oleh kabel lagi!

    BalasHapus
  5. wah,keren bos...kbetulan sya penggemar (ngebrik)87-76mhz fm...nah kalo dari 60-50 ada yg pakai gak boz...soalnya penggemarnya rame buanget di kota sya...ya jadi mau nyari yang sepi,.gimana boz??

    BalasHapus
  6. KLO WIRELESS GUITAR PAKE UHF TRUS OSCILLATORMYA PAKE KRISTAL GIMANA MAS RANGKAIANNYA??

    BalasHapus
  7. Mas,bgmna crane bikin lilitan rfc untk pmancr fm yg ukranya 75 uH? (wawan) nu2nkurniaone@yahoo.com

    BalasHapus
  8. assalamualaikum pak win! perkenalkan saya iwan briker ciamis, pak!,pemancar fm saya nyeplet ke TV tpi ini hanya terjadi di lingkungan rumah saya,klo dibawa ke rumah temen sih gak parah amat,pemancar saya menggunakan oscilator sistem bias yang biasa,buffer 2SC930,pa 2SC 1970dan final 2SC 1338,antena yagi 3 elemen,saya mohon solusinya!,kalo bisa saya minta sekema pemancar fm detail dan simpel dari power suply yg pke protek oscilator sampai final yang bisa beroprasi antara 87-80 MHz,dan antena nya kirim ke email saya di Reed_186@ yahoo.co.id teramakasih

    BalasHapus
  9. aduh pak win susah bagetz ngurusin RF.kna TV mulu aku udah pussing nih ttangga udh pda sentimen

    BalasHapus
  10. ternyata susah jgs ya ngorek pemancar fm...!

    BalasHapus
  11. pak win nich dari arek ngawi,toko yang jual komponen 1971 &1972 di jatim di mana nya ,soal nya kemarin saya ke surabaya di hamshop setiawan genteng kali kok gak ada //http jatiporwo@gmail.com/udincokro@yahoo.com no hp085736647601 matur suwun.

    BalasHapus
  12. 1971: 100 ribu
    1946: 250 ribu
    2694: 350 ribu
    2782: 350 ribu (asli tidak ada titik merahnya)

    BalasHapus
  13. 2782: 350 ribu (asli tidak ada titik merahnya)= apa iya? kalo ada titiknya berarti palsu?
    kalo elco trs ditulis c2782 lha itu baru yg palsu...............!
    ada titik dan tdk itu hanya simbol standar ROCH dari pabrik.

    BalasHapus
  14. elco ditulis 2782
    "ketokmen mendone cak"

    BalasHapus
  15. klo TX 250 watt include Antene lengkap kira2 sampai brapaan ya...mohon informasinya...

    BalasHapus
  16. Met malem,kalau pesan antena 3x5/8 untuk pemancar fm di 108 Mhz untuk Daya 350 Watt Berapa?

    BalasHapus
  17. to luthfi:
    tx 250watt yang fasilitas lengkap protect vswr,over heat,over vcc,over drive,ada low pass filter,indikator audio l/r,adjust rf output,box panel bagus 19",vu power meter,vu swr meter,vu ampere meter,vu volt meter,pll display lcd vco feet dual gate,mpx 8 sampling,harga perkiraaan 7,5 juta
    antenna vertikal v3r 2x 5/8 lambda load power 300 watt: 500 ribu
    kabel heliax 4/8": 25 ribu/meter

    BalasHapus
  18. saya pengen merakit pemancar radio fm dengan pemancar 100w-300w....kira-kira membutuhkan dana berapa? mohon antuannya karna saya awam sekali soal teknis masalah ini...ohon kirim email k saya di My_rekky@yahoo.co.id

    BalasHapus
  19. Salut buat pak Win, Salam hangat dari saya. Terima kasih

    BalasHapus
  20. Mau nambahin dikit bolehkan

    Biasanya impedansi out gitar listrik lebih besar dari 600 ohm jadi menurut saya akan lebih baik apabila antara socket mic dan input wireless system kita sisipkan rangkaian "Buffer Amflifier" yang berkonfigurasi JFET-Bi-polar untuk menaikkan impedansi input dari wireless system. Terima kasih

    BalasHapus
  21. ada yang tahu kapasitor h39 594 kapasitor bwt booster fm 100 watt. kapasitornya aus/rusak makanya perlu diganti. hub 085646391395

    BalasHapus
  22. Hallo ad yg tau skr transistor 1971 yg asli skr msh ad ap g?trus dimana adanya

    BalasHapus
  23. terima kasih postingannya ya..
    salam kenal..
    kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand

    BalasHapus
  24. terima kasih postingannya ya..
    salam kenal..
    kunjungi juga blog saya fakultas teknik unand

    BalasHapus
  25. pak saya mw nanya transistor 1970,1971 msih ad yg jual gx??
    kmren cari dPasar genteng gx ad lg yg punya
    kalo boleh minta schematic PA untuk frekuensi kerja 145 MHz pak
    krim ke tri_haryo_putra@yahoo.com
    makasih pak

    BalasHapus
  26. Stereo Coder / Mpx Stereo 48 Sampling,Technical Data:
    www.deesprojects.blogspot.com

    BalasHapus
  27. saya kira anda bisa coba rumus yang bawah.
    angka 0,95 adalah velocity factor bahan, karena gelombang elektromagnetik merambat sedikit lebih lambat ketika melewati medium aluminium/bahan.
    dalam prakteknya anda harus membuat antena yang bisa diadjust kepanjangan elemennya, agar didapatkan SWR yang terendah.

    BalasHapus